Ngemil sering dianggap sebagai kebiasaan yang tidak sehat, padahal jika dilakukan dengan cara yang tepat, justru bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang. Kuncinya adalah kesadaran dan kendali diri.
Pertama, pahami tujuan ngemil Anda. Jika merasa lapar di antara waktu makan, pilih camilan ringan yang mengandung protein dan serat seperti yogurt, kacang, atau buah. Hindari ngemil hanya karena bosan atau stres.
Kedua, atur waktu ngemil. Cobalah makan camilan 2–3 jam setelah waktu makan utama agar tubuh tetap mendapatkan energi secara teratur.
Ketiga, hindari ngemil sambil menatap layar. Ketika fokus pada televisi atau ponsel, kita cenderung makan lebih banyak tanpa sadar. Sebaiknya nikmati camilan dengan perlahan agar tubuh punya waktu mengenali rasa kenyang.
Keempat, minum air putih sebelum ngemil. Terkadang tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai lapar, sehingga dengan minum air terlebih dahulu kita bisa mengurangi keinginan ngemil berlebihan.
Dengan membangun kebiasaan ngemil yang cerdas, Anda bisa menjaga energi, fokus, dan suasana hati tetap stabil sepanjang hari — tanpa harus mengorbankan cita rasa atau kenyamanan.
